Daftar di bawah ini hanya memuat nama yang tercantum dalam pengumuman resmi regulator, lengkap dengan sumbernya. Kami sengaja tidak memasukkan nama berdasarkan rumor. Daftar ini juga tidak lengkap: setiap tahun ribuan situs baru muncul, sehingga cara terbaik tetap mengecek sendiri setiap broker sebelum menyetor dana.
Mengapa Penipuan Broker Forex Terus Meningkat
Iklan trading kini disebar lewat influencer, grup Telegram, dan iklan berbayar di media sosial. Situs ilegal mudah dibuat dan mudah diganti setelah diblokir. Sepanjang 2021, Bappebti memblokir 1.222 domain perdagangan berjangka tanpa izin dan judi berkedok trading; sepanjang 2024, 1.046 domain lagi. Angka ini menunjukkan skala masalahnya.
Platform yang Diblokir Bappebti
Berdasarkan siaran pers Kementerian Perdagangan tanggal 2 Februari 2022:
- Binary option — 92 domain diblokir, antara lain Binomo, IQ Option, Olymptrade, dan Quotex. Bappebti menyebut binary option sebagai judi daring berkedok trading yang tidak memiliki legalitas di Indonesia.
- Robot trading — 336 situs diblokir, antara lain Net89/SmartX, Auto Trade Gold, Viral Blast, Raibot Look, DNA Pro, EA 50, Sparta, Fin888, dan FSP Akademi Pro.
- Introducing broker pialang luar negeri yang tidak berizin di Indonesia, dengan contoh yang disebut OctaFX dan FBS, serta situs duplikat yang meniru pialang berizin.
Entitas dalam Daftar Peringatan Regulator Luar Negeri
- Trading PRO / TradingPRO (www.tradingpro.com) — masuk daftar firma tidak berizin FCA Inggris sejak 26 Juni 2025. Ulasan lengkap: TradingPro: Aman atau Penipuan?
- Infinity Forex Funds (infinityforexfunds.com) — diperingatkan AFM Belanda pada 29 April 2024 sebagai dugaan boiler room. Ulasan: Infinity Forex Funds.
Cara Membaca Daftar Ini
Beberapa nama di atas mungkin masih aktif beriklan, memakai domain baru, atau berganti nama. Pemblokiran situs tidak otomatis menghentikan operasi mereka; aplikasi bisa tetap beredar lewat tautan langsung, dan grup media sosial tetap berjalan. Karena itu, jangan hanya mencari nama merek. Periksa nama badan hukum, domain, dan nomor izin, lalu cocokkan dengan data regulator.
Perlu juga dipahami bahwa masuk daftar peringatan regulator luar negeri (seperti FCA atau AFM) tidak sama dengan putusan pengadilan. Namun, peringatan tersebut berarti regulator resmi menilai entitas itu tidak berizin atau berisiko tinggi — alasan yang lebih dari cukup untuk tidak menyetor dana.
Jika Anda menemukan platform yang mencurigakan tetapi belum masuk daftar mana pun, laporkan ke Satgas PASTI. Laporan masyarakat adalah salah satu dasar pemblokiran yang dilakukan pemerintah.
Tanda-Tanda Broker Forex Penipu
- Tidak terdaftar di Bappebti, hanya mengaku berlisensi “internasional”.
- Menjanjikan profit tetap, pendapatan pasif, atau “pasti balik modal”.
- Memberi bonus besar untuk merekrut anggota baru.
- Meminta setoran ke rekening pribadi atau dompet kripto.
- Menahan penarikan dengan alasan pajak, verifikasi, atau “volume belum cukup”.
- Menghubungi Anda duluan dan terus mendesak untuk menambah setoran.
Cara Memverifikasi Broker Sebelum Deposit
- Cek nama badan hukumnya di ceklegalitas.bappebti.go.id.
- Cari nama broker di daftar peringatan regulator lain, misalnya FCA Warning List.
- Cocokkan domain situs web dengan yang tercantum di data resmi.
- Ingat prinsip OJK: 2L — Legal dan Logis.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Anda Sudah Menjadi Korban
- Hentikan semua setoran tambahan.
- Kumpulkan bukti: bukti transfer, rekening tujuan, tangkapan layar akun dan percakapan.
- Hubungi bank Anda secepatnya.
- Laporkan ke IASC, Kontak OJK 157, patrolisiber.id, dan cekrekening.id.
- Abaikan tawaran “jasa pemulihan dana” berbayar yang muncul setelahnya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Broker yang saya pakai tidak ada di daftar ini. Berarti aman?
Tidak. Daftar ini hanya berisi nama yang sudah disebut regulator. Broker yang tidak ada di sini tetap harus dicek izinnya sendiri.
Apakah daftar ini diperbarui?
Kami menambah nama hanya jika ada sumber resmi yang bisa diverifikasi. Untuk data terkini, selalu rujuk langsung situs Bappebti dan OJK.
Sumber: Siaran Pers Kemendag, 2 Februari 2022; Kemendag — 1.046 Domain Diblokir; FCA — TradingPRO; AFM — Infinity Forex Funds.